Yadnya Kasada, Ritual di Bibir Gunung Berapi Bromo Indonesia

ZonaAsia – Selama upacara Yadnya Kasada, orang-orang Tengger melemparkan persembahan berupa makanan, uang, bunga, ternak ke kawah Gunung Bromo.

Ketika saya mencapai puncak gunung berapi dan melihat ke bawah, kabut berterbangan di atas abu tebal yang mengelilingi bibir kawah. Sinar matahari keemasan mulai melintasi cakrawala timur, menerangi Pura Luhur Poten, yang telah saya singgahi pada dini hari sebelum mencapai puncak gunung.

Suasana Gunung Bromo
Suasana Gunung Bromo saat puncak perayaan Yadnya Kasada.

Pendakian dari kaki gunung menuju kawah memakan waktu 30 menit, sebagian besar melalui bukit dengan ribuan butiran pasir yang disebut lautan pasir. Angin itu tak henti-hentinya.

Perayaan Yadnya Kasada, Ritual Tahunan di Bromo

Di sini, di puncak, menatap ke jurang belerang, saya bisa menyaksikan dari dekat apa yang ada di Bromo. Melihat ritual Yadnya Kasada, di mana orang-orang Tengger melemparkan persembahan berupa makanan, uang, bunga, ternak ke kawah gunung berapi, Bromo.

Indonesia memiliki lebih dari 120 gunung berapi aktif, bersama dengan beberapa ratus lagi yang sekarang dianggap mati. Di Jawa, pulau terpadat di negara ini, jajaran gunung berapi membentang seperti tulang punggung. Dari timur ke barat, sekitar 620 mil, sehingga banyak masyarakat yang bergantung pada tanah vulkanik yang subur untuk bertani.

Diantaranya adalah orang Tengger, penduduk asli yang tinggal di lereng kawah vulkanik yang tidak aktif di dataran tinggi Tengger, di provinsi Jawa Timur.

Suku Tengger
Seorang warga suku Tengger berada di Desa Ngadas

Gunung Bromo adalah gunung berapi aktif di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan berada di dalam kaldera besar gunung berapi kuno. Gunung ini memiliki ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, terakhir meletus pada Juli 2019, menyebabkan getaran dan memicu kepanikan penduduk sekitar Bromo.

Letusan gunung Bromo
Gunung bromo meletus pada 2014.

Pada hari perayaan Yadnya Kasada, pada pukul jam 2 pagi, ribuan orang sudah berkumpul di Pura. Dukun Tengger mengucapkan mantra dan doa sebelum mereka memulai pendakian mereka menuju tepi kawah, diikuti oleh kerumunan masyarakat tengger.

Begitu mereka mencapai tepi gunung berapi, orang-orang tengger berdoa dan mulai menyiapkan persembahan mereka, menyalakan dupa dan melantunkan mantra. Kemudian, satu per satu, mereka mulai melemparkan sesaji ke kawah. Beberapa orang lain, berdiri di lereng kawah, mencoba menangkap persembahan dengan jaring, dengan harapan mendapatkan sesuatu yang berharga.

Pelaksanaan Yadnya Kasada
Puncak perayaan Yadnya Kasada.

Ada beberapa mitos tentang asal usul ritual Kasada. Versi yang paling populer yaitu mengisahkan suami dan istri yang berdoa kepada para dewa di Gunung Bromo untuk memberi mereka keturunan.

Pasangan bernama Roro Anteng dan Joko Seger itu bersumpah kepada para dewa bahwa. Jika mereka diberi 25 anak, mereka akan kembali untuk memberikan persembahan anak yang terakhir ke gunung.

Para dewa mengabulkan keinginan mereka dan memberi mereka 25 anak, tetapi suami dan istri melanggar sumpah mereka. Anak ke-25, Kesuma, akhirnya dikorbankan dengan cara ini setelah penolakan awal, dan tradisi melemparkan pengorbanan ke kaldera untuk menenangkan Dewa di gunung berlanjut hingga sekarang.

Selama saya berada di kawasan Bromo, orang-orang Tengger menyambut saya dengan ramah, mereka menanyakan apa yang saya lakukan.

Satu hari sebelum perayaan dimulai, sempat berbincang dengan salah satu orang Tengger, bernama Subandi. Dia sedang mempersiapkan sesaji yang berisi hasil pertanian untuk perayaan Yadnya Kasada di halaman rumahnya.

Ketika saya bertanya apa tujuannya melakukan itu, dia menjawab sebagai rasa syukur kepada Tuhan. Karena telah diberikan keberkahan tanah yang subur sekaligus mengirimkan doa kepada leluhur mereka.

spot_imgspot_img

Subscribe

Related articles

5 Rekomendasi Hotel Terbaik di Jogja, Menikmati Keindahan dan Kenyamanan

ZonaAsia - Rekomendasi hotel terbaik di Jogja berikut, menawarkan...

They.We, Kulit Cerah Berseri Cocok Untuk Anak Muda

ZonaAsia - Saat ini, remaja tidak perlu lagi merasa...

Rekomendasi Wisata Thailand untuk Solo Traveler

ZonaAsia - Ada beberapa rekomendasi wisata Thailand untuk Solo...

7 Rekomendasi HP Harga 3 Jutaan: Pilihan Tepat untuk Kebutuhan Anda

ZonaAsia - Rekomendasi handphone (HP) berkualitas di angka 3...

5 Kampus Terbaik di Asean Tahun 2024, Salah Satunya dari Indonesia

ZonaAsia - Terdapat beberapa Kampus Terbaik di Asean yang...
spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here