Keunggulan dan Kelemahan Vision Pro, Kacamata Pertama Apple

ZonaAsia – Melihat keunggulan dan kelemahan Vision Pro, kacamata pertama Apple yang baru saja dirilis. Alat ini, digadang-gadang sebagai masa depan komputasi. Kacamata seharga Rp55 juta ini nampaknya belum dapat menggantikan laptop untuk bekerja.

Sekitar 17 tahun yang lalu, Steve Jobs naik ke atas panggung di pusat konvensi San Francisco dan mengatakan bahwa dia memperkenalkan tiga produk: iPod, telepon, dan saluran internet.

“Ini bukan tiga perangkat yang terpisah,” katanya. “Ini adalah satu perangkat, dan kami menyebutnya iPhone.”

Dengan harga $500, iPhone pertama relatif mahal, tetapi banyak orang ingin mengganti ponsel lamanya yang biasa-biasa saja. Ada beberapa kekurangan – termasuk kecepatan internet seluler yang lamban. Namun iPhone memenuhi janjinya.

Mengutip dari New York Times, seorang mendapatkan pengalaman yang sangat berbeda dengan produk generasi pertama dari Apple: Vision Pro, sebuah kacamata virtual reality yang menyerupai kacamata ski. Komputer yang dapat dikenakan seharga Rp55 juta, yang dirilis beberapa waktu lalu, menggunakan kamera sehingga dapat melihat dunia luar sambil menikmati aplikasi dan video.

Apple menyebutnya sebagai “komputer spasial” yang memadukan dunia fisik dan digital untuk bekerja, menonton film dan bermain game.

Dilengkapi dengan lebih dari 600 aplikasi dan game, Apple Vision Pro juga dibekali dengan 12 kamera dan 6 mikrofon yang memungkinkannya merekam video dan mengambil foto.

Dengan desain bodi aluminium yang terhubung dengan “Light Seal” dan tali elastis yang dapat disesuaikan, kacamata ini menawarkan tingkat kenyamanan dan kestabilan yang luar biasa.

Layar Vision Pro memberikan resolusi yang setara dengan TV 4K dan menggunakan teknologi micro-OLED dengan 23 juta piksel. Fitur-fitur menarik seperti pelacakan tembakan real-time PGA Tour dan streaming NBA Multiview menambahkan nilai bagi pengalaman pengguna.

Berikut Keunggulan dan Kelemahan Vision Pro, Kacamata Pertama Apple.

Keunggulan Apple Vision Pro

1. Komputer Berjalan
Menggunakan Apple Vision Pro mirip dengan membawa sebuah komputer saat berjalan-jalan. Vision OS memungkinkan pengguna untuk mengakses beragam aplikasi yang biasanya tersedia di semua Apple Mac.

Pengguna dapat mengakses aplikasi dengan cara yang menakjubkan, hanya dengan satu kedipan mata. Dengan bantuan perintah suara, berbagai aplikasi juga dapat menjalankan berbagai tugas yang diinginkan oleh pengguna.

Dengan demikian, pengguna benar-benar merasa seolah-olah membawa sebuah komputer yang sebenarnya tidak ada. Yang menarik, pengguna Apple Vision Pro tidak kehilangan pandangan pada dunia nyata di sekitar mereka. Mereka masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari mereka sambil menggunakan berbagai aplikasi yang tersedia di Apple Vision Pro.

2. Bioskop Pribadi
Apple Vision Pro dilengkapi dengan dua layar beresolusi tinggi, yaitu 4K di setiap mata. Dengan fitur ini, Apple Vision Pro dapat mengubah setiap ruangan menjadi sebuah bioskop pribadi dengan layar yang sangat besar.

Sistem audio yang terintegrasi juga sangat canggih karena menggunakan teknologi Audio Spasial. Pengguna memiliki kebebasan untuk mengatur ukuran tampilan layar sesuai keinginan mereka. Dengan Apple Vision Pro, pengguna dapat menyesuaikan ukuran layar sesuai preferensi mereka, tanpa memandang seberapa besar ruangan tersebut.

3. Game Berjalan
Pernahkah Anda mencoba bermain game dengan layar besar? Biasanya, diperlukan TV berukuran besar untuk pengalaman tersebut. Namun, dengan Apple Vision Pro, kebutuhan akan layar besar tersebut tidak lagi diperlukan.

Mirip dengan memiliki bioskop pribadi, perangkat ini memungkinkan pengguna memperbesar permainan sesuai keinginan tanpa mengorbankan kualitas gambar. Dengan demikian, tidak lagi diperlukan ruangan besar untuk menikmati game favorit Anda sesuai keinginan dan kebutuhan.

4. Kamera 3D
Apple Vision Pro merupakan perangkat terbaru dari Apple yang memperkenalkan kamera tiga dimensi. Dengan teknologi ini, pengguna memiliki kemampuan untuk mengambil foto yang kemudian dipresentasikan dalam format tiga dimensi.

Selain itu, Apple Vision Pro juga memiliki kemampuan untuk merekam video dengan tampilan tiga dimensi, yang dapat memberikan kesan yang lebih istimewa pada momen-momen yang direkam.

5. Ruang Kerja Virtual
Apple Vision Pro menyertakan berbagai aplikasi yang sudah sangat dikenal oleh pengguna produk Apple, termasuk aplikasi pekerjaan yang sangat populer. Dengan Apple Vision Pro, pengguna dapat menciptakan ruang kerja virtual yang luas dan dapat melakukan multitasking dengan mudah.

Yang menarik, semua ini bisa dilakukan dengan sekadar kedipan mata dan gerakan jari.Bahkan, pengalaman menggunakan aplikasi Facetime menjadi lebih istimewa dengan Apple Vision Pro karena kualitas tampilan dan audio yang sangat baik. Hal ini membuat pengguna Apple Vision Pro merasa seolah-olah sedang berkomunikasi langsung dengan orang lain.

Kelemahan Apple Vision Pro
1. Harga Tidak Murah
Dengan harga yang cukup fantastis bagi sebagian orang, Vision Pro diyakini tidak akan mudah terjual di pasaran. Apple menetapkan harga mulai dari Rp55 juta untuk varian standar perangkat dengan penyimpanan 256 GB.

Tidak hanya itu, konsumen juga harus menyiapkan tambahan biaya untuk lensa baca yang dijual terpisah, dengan harga mulai dari US$149 (sekitar Rp2,3 juta), dan sisipan lensa dengan harga mulai dari US$99 (sekitar Rp1,5 juta).

Selain lensa tambahan, terdapat pula aksesori tambahan seperti tas travel seharga US$200 (sekitar Rp3,1 juta) dan tempat baterai seharga US$50 (sekitar Rp787 ribu).

Dengan penambahan aksesori tersebut, total biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen bisa mencapai US$4.600 (sekitar Rp72 juta). Dengan harga yang demikian tinggi, Vision Pro sepertinya ditujukan untuk segmen pasar yang mengutamakan kemewahan dan ketersediaan fitur canggih.

2. Baterai Boros
Menurut keterangan resmi dari Apple, Vision Pro menawarkan masa pakai baterai sekitar 2,5 jam untuk penggunaan umum atau menonton video selama periode yang sama saat baterai terisi penuh, atau dapat bertahan sepanjang hari saat terhubung ke sumber listrik.

Berdasarkan laporan dari 9to5mac, kacamata tersebut berhasil menyelesaikan film Avengers: End Game dengan masih menyisakan sedikit daya baterai.Meskipun demikian, satu kekurangan yang ditemukan adalah bahwa Apple Vision Pro harus dimatikan sepenuhnya dan melakukan proses booting kembali saat baterai perlu diganti. Namun, proses booting ini hanya memakan waktu kurang dari satu menit.

spot_imgspot_img

Subscribe

Related articles

5 Rekomendasi Hotel Terbaik di Jogja, Menikmati Keindahan dan Kenyamanan

ZonaAsia - Rekomendasi hotel terbaik di Jogja berikut, menawarkan...

They.We, Kulit Cerah Berseri Cocok Untuk Anak Muda

ZonaAsia - Saat ini, remaja tidak perlu lagi merasa...

Rekomendasi Wisata Thailand untuk Solo Traveler

ZonaAsia - Ada beberapa rekomendasi wisata Thailand untuk Solo...

7 Rekomendasi HP Harga 3 Jutaan: Pilihan Tepat untuk Kebutuhan Anda

ZonaAsia - Rekomendasi handphone (HP) berkualitas di angka 3...

5 Kampus Terbaik di Asean Tahun 2024, Salah Satunya dari Indonesia

ZonaAsia - Terdapat beberapa Kampus Terbaik di Asean yang...
spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here